3 Nama Domain. Nama domain adalah nama yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website di internet. Misalnya Whello memiliki website untuk mempromosikan bisnis mereka, maka mereka memiliki nama domain “ ” . Nama domain yang bagus yaitu nama domain yang unik, menarik, dan mudah diingat. Karenapondasi awal harus SEO-minded, maka kamu harus tahu apa-apa saja yang seharusnya tidak dilakukan ketika kamu membangun blog untuk tujuan AdSense. Menariknya, hal-hal ini justru banyak dilakukan oleh seorang pemula yang baru datang menekuni ini. 1. Terlalu Sering Posting Konten Lemah. PenawaranApa Saja yang Didapatkan dari Paket Super Ini? Ini menyebabkan sebuah hosting tidak bisa di lihat oleh shell script yang umumnya digunakan para hacker yang memakai tipe jumping. Determinasi tumbuhan dilakukan dengan menemukan kunci identifikasi yang merupakan alat bantu melakukan identifikasi tumbuhan. Kunci identifikasi yang Olehkarena itu juga penting untuk Anda bisa banyak belajar cari tahu pertimbangan logis apa saja ceritanya yang bisa digunakan sampai Anda bisa menemukan anda menjadi salah satu pilihan yang tepat. Mencari dan memilih salah satu pilihan yang sesuai perlu dilakukan beberapa penelusuran sampai bisa menemukan pilihan yang dimaksud sesuai dan LatarBelakang Teknologi informasi memegang peranan penting dalam hampir setiap proses bisnis perusahaan. Penggunaan teknologi informasi dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh suatu perusahaan. Teknologi informasi memberikan kemudahan-kemudahan dalam pelaksanaan proses bisnis dengan cara otomisasi pada proses bisnis tersebut. Membuatsebuah Key Pair. Jika belum memiliki sebuah SSH key pair yang terdiri dari key publik dan private, maka kita perlu membuatnya terlebih dahulu. Jika sudah ada, lewati ke langkah berikutnya. Untuk membuat key pair baru, masukkan perintah di bawah ini di komputer lokal dan bukan di server : ssh-keygen. Penelitianini. hanya mendeskripsikan saja jika adopsi teknologi komunikasi dilakukan oleh BEM FISIP. Rapat Apa Saja Yang Harus Dilakukan Oleh Bem Kampus . Umumnya notulen rapat akan ditulis oleh sekretaris ataupun asisten, tetapi tidak menutup kemungkinan bisa dilakukan oleh siapa saja yang Keputusan atau hasil rapat. Apasaja yang termasuk dalam penelitian yang dilakukan oleh psikolog? Untuk melakukan ini, psikolog menggunakan metode ilmiah untuk melakukan penelitian psikologis. Peneliti tidak hanya berusaha untuk menggambarkan perilaku dan menjelaskan mengapa perilaku ini terjadi; mereka juga berusaha untuk membuat penelitian yang dapat digunakan untuk POHn4ul. Temukan tips menarik dalam mengenal apa itu user research!📢 Sudah tau istilah User Research belum?Pada dasarnya, manusia sudah dibekali rasa ingin tahu tentang sesuatu yang mungkin belum pernah diketahui sebelumnya atau sekedar ingin mencari pengetahuan yang pengalaman pribadi, ketika saya ingin membeli barang di online shop pastinya tidak langsung melakukan check out barang. Hal yang biasa saya lakukan kurang lebih seperti di bawah inicth. Riset Produk pada Situs Belanja OnlineBiasanya, untuk mendapatkan produk yang diinginkan dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan perlu beberapa waktu dan pertimbangan sampai harus berulang kali mencari produk yang dari kasus ini bisa kita ketahui bahwa segala sesuatu yang ingin dicari, diselidiki, dan dipahami untuk mendapatkan sebuah wawasan baru merupakan bagian dari pengguna user research merupakan studi tentang perilaku, motivasi, dan kebutuhan orang pengguna dalam konteks tertentu, yang memengaruhi cara orang memahami dan menerapkan berbagai hal dalam kehidupan Stephanie Marsh-💡 Apa yang bisa didapatkan dengan melakukan User Research?Tentunya, ketika kita melakukan user research akan memperoleh sejumlah data atau informasi orang pengguna yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu. Kegiatan dalam mengumpulkan data pengguna nyatanya bisa dilakukan oleh dalam sebuah bisnis yang memberikan layanan baik jasa maupun barang juga perlu menyesuaikan kebutuhan pembeli agar tetap laku di pasaran. Selain itu, dalam dunia startup digital juga membutuhkan kehadiran pengguna agar produk/layanan yang mereka keluarkan dapat terus digunakan dan tetap beberapa manfaat dari hasil user research yang dilakukan sepetiDapat mengetahui siapa target pengguna yang akan ditujuDapat merancang produk, layanan, dan pengalaman yang lebih baikMengetahui apa saja kebutuhan pengguna yang perlu dipenuhiDapat digunakan untuk menentukan proses pengambilan keputusan Data-drivenDapat dijadikan data valid sisi pengguna dan solusi berdasarkan bukti, bukan opini ataupun asumsi pribadi,dll.🔎 Siapa saja yang bisa melakukan User Research?Ternyata kegiatan yang biasa kalian lakukan ketika menyelesaikan sebuah tugas untuk mendapatkan data dari sisi pengguna seperti menggunakan teknik wawancara interview, survey, dan observasi adalah bagian dari user research lho!Kesimpulannya, user research bisa dilakukan oleh siapapun. Terbuka bagi orang yang fokus pada bidang developers, digital marketing, content creator, business analyst, UX researcher, market researcher, copywriters, and many more…Mengingat banyak sekali industri digital maupun platform lain cenderung menanamkan konsep peningkatan pengalaman pengguna yang lebih baik. Dalam sebuah ungkapan umum ada istilah “Pembeli adalah raja”, yang memiliki makna harus memberikan pelayanan yang terbaik agar pelanggan merasa puas dan ingin kembali menggunakan pelayanan tersebut.⌚️ Kapan waktu yang tepat untuk melakukan User Research?Jujur saja, saat saya melakukan beberapa proyek sampingan saat di kuliah yang mengaharusakan mencari data pengguna cenderung menjawab…“User research cocok dilakukan ditahap awal”.Alasannya karena menurut saya saat pertama kali memulai diskusi dengan kelompok untuk mengerjakan sebuah projek selalu diawali dengan pencarian sebuah masalah. Dan akhirnya baru bisa dibuatkan desain that’s wrong! 😭The pragmatic and simple answer is any ideal answer is all the begitulah cara menghimpun data dapat dilakukan setiap saat atau dengan kata lain secara berulang atau iteratif 2017.Jika dilihat dari sisi “UX Design Approach”, ada beragam panduan yang memiliki tahapan proses berbeda. Tetapi ada kesamaan yang mirip dalam lifecycle pengerjaannya yaitu “iteratif design”. Misalnya, User Centered Design UCD, Human Centered Design HCD, Design thinking, Design sprint, Agile UX, Lean UX, dll..Alangkah baiknya, user research dilakukan sebelum mendesain produk awal, saat produk sedang dirancang, dan saat produk akan diuji akhir.Tujuannya agar apa yang sudah direncanakan dan dikerjakan tidak berdasarkan asumsi “si pembuat”. Terlebih lagi, jika ingin diuji coba kepada masyarakat akan mendapat feedback dan masukan dari mereka dan dapat dijadikan acuan guna perbaikan kedepannya.🤷🏻‍♀️ Bagaimana cara melakukan User Research?Ada beragam cara untuk mendapatkan data pengguna baik itu berupa data kualitatif ataupun data kuantitatif. Namun, pastinya tergantung dengan teknik apa yang kita gunakan saat di lapangan. Dari situ, kita bisa menyusun beberapa pertanyaan dengan cara yang efektif dan efisien untuk mendapatkan insight yang lebih basic saya adalah mahasiswa Informatika dan tertarik pada bidang UI/UX, berikut ini adalah metode user research yang sering saya gunakan dan akan dibahas pada kesempatan kali iniUser InterviewsSurveysEvaluation Usability Testing1. User InterviewUser interview atau wawancara pengguna adalah metode yang ditujukan untuk penelitian yang fokus dalam memahami sikap, perilaku umum, dan mencari tahu cara pikir seseorang dalam menafsirkan hal-hal juga dapat dilakukan secara tatap muka atau dilakukan dari jarak jauh melalui telepon atau bawah ini, saya telah merangkum ke dalam tabel yang berisi rekomendasi ukuran sampel dalam melakukan wawancara berdasarkan pendapat ahli dan juga cakupan hasil wawancara yang dapat dicapai sebagai berikutTabel Teknik User Interviews by Guest, Bunce, & Johnson 2006 Green & Thorogood 2009👉 Tips and trick conducting interviews!Sebelumnya, saya sempat menemukan hal baru bahwa interview ini memiliki beberapa jenis. Menyesuaikan untuk kebutuhan tertentu dan juga cara pengadaannya. Pada pembahasan kali ini, saya akan mencoba untuk menjelaskan kegiatan interview yang sudah pernah saya lakukan di lapangan yakni sebagai berikutTypes of interviews by Kentaro Toyama👉 Tips Menyusun Pertanyaan InterviewHal yang perlu diperhatikan ketika ingin mengajukan beberapa pertanyaan kepada peserta yaituTidak mengiring opiniSpesifikSingkat, Jelas, dan padat usually 20 words or lessPertanyaan terbuka open-endedSelain itu, jangan pernah melupakan aspek 5W+1H dalam keseluruhan pertanyaan yang ingin diajukan. Adapun cara saya dalam membuat sejumlah pertanyaan dengan mendeskripsikan ke dalam tiga aspek seperti berikutBertanya tentang latar belakang, keseharian, dan kebutuhan yang ingin mereka penuhiBertanya tentang hambatan dan masalah yang dialami pada poin ke-1 PainsBertanya tentang keuntungan, kebutuhan, pencapaian, dan harapan dari poin ke-1 Gains👉 Seperti apa bobot pertanyaan yang dinilai bagus dan sesuai?Good Practices for Interview Protocols by Kentaro ToyamaAnyway, bukan berarti pertanyaan yang bersifat tertutup itu salah untuk ditanyakan. Boleh saja ditanyakan asalkan tidak mendominasi keseluruhan protokol interview. Stay focused on the main question!👍🏻2. SurveysSurvei adalah daftar pertanyaan terstruktur yang bertujuan untuk mengekstraksi data independen dari sekelompok orang tertentu. Survei dapat dilakukan secara tatap muka, melalui telepon, surat, atau melalui bawah ini, saya telah merangkum ke dalam tabel yang berisi rekomendasi ukuran sampel dalam melakukan survei berdasarkan pendapat ahli dan juga cakupan hasil survei yang dapat dicapai sebagai berikutTabel Teknik Surveys by Sears & Jacko 2012👉 Apa saja yang bisa ditanyakan dalam teknik survei?Biasanya cakupan ketika melakukan survey dalam jumlah besar. Selain itu, juga tidak memakan waktu yang cukup banyak. Berikut ini poin yang dapat diajukan saat melakukan pengguna yang ditujuApa yang diinginkan penggunaDimana pengguna mendapatkan produk/layanan kitaApa yang mereka milikiApa pendapat mereka tentang produk/layanan kitaApakah mereka dapat menemukan apa yang mereka cariSeberapa puas mereka dengan produk/layananAdakah hambatan/kendala yang mereka alamiApakah mereka akan merekomendasikan produk/layanan kepada orang lainApakah mereka memiliki ide atau saran untuk perbaikanBagaimana cara mereka mendeskripsikan produk/layanan dalam satu kata atau lebihJika mereka dapat mengubah satu hal tentang produk/layanan apa dan mengapaFitur apa yang mereka tidak bisa hidup tanpanyaAdakah hal lain yang ingin mereka tanyakan mengenai produk/layanan👉 Kapan harus melakukan survei?Pastinya survey dapat dilakukan setiap waktu ataupun setiap tahapan proses mendesain ulang sebuah produk/layananSetelah produk/layanan baru atau yang telah disempurnakan diluncurkan ke publikDapat melakukan survei berkelanjutan untuk mendapatkan ide dan perbaikan di masa mendatangSaat mengevaluasi kegunaan suatu produk/layanan System Usability Scale. ➜ Biasa saya gunakan untuk kebutuhan prototype atau aplikasi👉 Situs survei online Survey toolsAda banyak jasa survei online yang tersedia. Beberapa ada yang gratis, dan ada juga yang berbayar untuk mendapatkan spesial akses. Berikut beberapa survei online yang bisa saya sarankan untuk kalianGoogle FormSurvey MonkeyTypeformSurvey GizmoCheckbox3. Evaluation Usability TestingMetode evaluasi usability testing adalah sekumpulan metode pengujian yang berfokus pada pengungkapan masalah kegunaan dan menentukan apakah produk atau layanan yang didesain memenuhi kriteria kaitannya usability testing atau bisa juga disebut pengujian yang fokus pada penggunaan sebuah produk atau layanan biasanya dipandu oleh seorang peneliti sambil mengamati pengguna yang mengerjakan tugas pada produk atau layanan untuk mengidentifikasi masalah yang muncul mupun terdapat feedback. Walaupun dalam prakteknya usability testing ini memang dilakukan di akhir siklus. Namun, informasi data yang diperoleh sangat berguna karena sifatnya merupakan validasi dari produk/layanan yang pada pembahasan bagian ini, saya akan membahas teknik evaluasi mengenai usability testing dari prespektif UI/UX, Product, dan yang serupa. Di lain kondisi masih ada beragam teknik evaluasi yang bisa diterapkan menyesuaikan konteks pengujian yg diteliti contohnya usability inspection yang fokusnya untuk expert bawah ini, saya telah merangkum ke dalam tabel yang berisi rekomendasi ukuran sampel dalam melakukan evaluasi secara umum berdasarkan pendapat ahli dan juga cakupan hasil evaluasi yang dapat dicapai sebagai berikutTabel Teknik Usability Test by Nielsen 2000; FDA 2014 Nielsen 2000; Hwang & Salvendy 2010 Nielsen 1994👉 Jenis-jenis metode evaluasiTahap evaluasi umumnya dapat dibagi menjadi dua jenis yaituSummative Test Evaluasi yang dilakukan menjelang akhir pengembangan produk dengan high-fidelity prototype. Hasil akhir bersifat Test Evaluasi yang biasa dilakukan di awal siklus atau berkelanjutan pada pengembangan produk untuk menemukan wawasan dan membentuk solusi desain yang tepat dengan low-fidelity prototype. Hasil akhir bersifat vs. Formative by Mark Newman👉 Mengapa harus melakukan pengujian?Saat kita memiliki sebuah produk/layanan yang akan ditawarkan, tentunya ingin memastikan apakah dapat diterima oleh orang-orang atau masih ada banyak kekurangan. Oleh karena itu, adapun keputusan mengapa harus dilakukan pengujian karena hal berikut iniUntuk mengungkap permasalahan desain produk/layananUntuk mengatasi rasa frustasi dari pengguna mencari pengalaman pengguna yang cocokMeminimalisir resiko kegagalan saat produk/layanan benar-benar sudah di rilis ke publikUntuk meningkatkan profitabilitas👉 Macam-macam metodologi evaluationAda beberapa macam teknik evaluasi Dalam penerapannya tergantung posisi kalian dalam pengembangan produk, seperti apa pertanyaan penelitian, dan berapa anggaran yang dimiliki. Ada sejumlah perbandingan metodologi evaluasi yang dapat dipilih sebagai berikutPerbandingan Metodologi Evaluasi by Kathy Baxter, Catherine Courage, and Kelly Caine👉 Protokol yang harus dipenuhi saat melakukan evaluasiCara supaya keberadaan kita dan produk yang akan diuji itu bisa dipercaya oleh masyarakat, pastinya butuh persiapan yang bisa meyakinkan dan memastikan orang yang akan menjadi penguji nanti terjaga keamanan dan privasinya. Berikut ini adalah beberapa sikap dan tips yang bisa diperhatikan ketika ingin melakukan evaluasi produkMemperkenalkan diri serta maksud dan tujuan tugas penelitianMenjelaskan singkat tentang permasalahan yang di bawaMemberikan perkiraan waktu dalam menyelesaikan misi yang diberikanSay Thank You!👉 Situs usability testing online toolsAda banyak sekali penyedia jasa testing online untuk cakupan pengujian produk digital sepertiMazeCarzy EggUser TestingUsabilityHubLoop11etc..Berdasarkan pengalaman, saya pernah menggunakan dua metode evaluasi UX yaituHeuristic Evaluation ➜ dilakukan oleh expert di bidangnyaUsability testing online melalui situs MazeMaze menyediakan usability testing secara online/remote untuk menguji prototype aplikasi berbasis mobile. Menurut saya, tool ini sangat membantu pengerjaan proyek tim saya pada saat itu. Pada situs Maze di bawah ini menyediakan dua layanan yang berbeda seperti dapat mengumpulkan data orang yang sifatnya early discover dan juga yang sifatnya validasi user testing.Dua Fitur yang disediakan MazeBerikut ini merupakan hasil pengujian yang sempat saya lakukan bersama rekan saya untuk mendapatkan beberapa feedback dan data pengalaman pengguna saat mencoba menyelesaikan misi penggunaan aplikasi dengan high-fidelity prototype yang kami berikan secara sini kita sebagai pembuat dapat mengetahui apakah penguji dapat menyelesaikan misi atau tidak, mendapatkan visualisasi heatmap yang membantu untuk melihat area mana saja yang di klik oleh Pengujian Pada Salah Satu MisiHasil Pengujian Pada Maze Secara Keseluruhan🧩 QnA 🧩👧🏻 Ada berapa macam sih user research itu?Menurut beberapa literatur, user research itu banyak macamnya seperti➜ Card sorting, diary studies, Ethnography, A/B testing, Guerrilla research, Focus Group, dll...👧🏻 Bagaimana cara kamu menentukan minimum peserta untuk user research?Biasanya jika untuk penugasan kuliah atau mandiri tergantung pada cakupan datanya. Walaupun dari tabel diatas tertulis range berdasarkan beberapa para ahli. Namun, saya cenderung membuat tolak ukur sebanyak 20 orang karena adanya banyak pertimbangan seperti waktu, biaya, dan resource. ContohAwal user research Discovery stages 5–20 orangAkhir user research Validation stages 5–12 orang👧🏻 Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan user interview?Tergantung cakupan user interview, apakah dalam skala kelompok atau hanya individu. Pengalaman saya saat melakukan interview pada satu orang, cukup luangkan waktu sekitar 20–30 menit. Apabila kurang atau lebih dari itu tidak masalah. Asalkan dapat menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan peserta👧🏻 Seberapa penting user research ini dilakukan?Sangat penting! Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, data yang diperoleh dari beberapa orang dengan latar belakang yang berbeda dapat menguatkan asumsi kita sebagai peneliti yang ingin mengangkat sebuah permasalahan dan mencari desain solusinya seperti situ bisa dilihat apakah urgensi masalah ini memang benar-benar memiliki dampak atau hanya sekedar dibuat-buat. Misalnya, ketika kita ingin presentasi di depan investor, guru, atau dosen yang notabene-nya ingin membuktikan suatu fakta. Dengan menunjukkan bukti user research yang sudah didapatkan dengan metode yang dipilih dapat dinilai valid dan dapat meyakinkan mereka bahwa masalah yang diangkat bukan berdasarkan asumsi semata.👧🏻 Adakah kunci keberhasilan agar wawancara berhasil dilakukan? Ataupun teknik user research yang lain?Kuncinya hanya sering berlatih dan membaca beberapa literatur. Setiap pertanyaan di dunia ini bisa dibuat dan dijawab dengan logika. Asal sudah paham konsep dasar dan belajar dari hope you can discover new things after reading this. Don’t forget to leave an input and improvements for the future. Thank you! 👋🏻ReferencesBaxter, Kathy, et al. Understanding Your Users, A Practical Guide to User Research Methods. Second Edition, Stephanie. User Research A Practical Guide to Designing Better Products and Services. Kogan Page Limited, Mark. User Experience Research and Design Evaluating Designs with Users. University of Jeff, and Dana Chisnell. Handbook of Usability Testing. Second Edition, Wiley Publishing, Inc, Kentaro. User Experience Research and Design Understanding User Needs. University of Michigan. Istilah User Experience UX biasanya lebih akrab dibahas di kalangan desainer, pengembang website dan developer. Sederhananya, user experience adalah pengalaman pengguna saat memakai produk. UX adalah salah satu aspek penting, khususnya bagi produk-produk digital yang ada di zaman sekarang. Sebenarnya apa itu UX? Mengapa UX disebut-sebut sebagai faktor yang sangat penting untuk meningkatkan loyalitas pelanggan sekaligus meningkatkan penjualan? Apakah UX sepenting itu? Mari cari tahu jawabannya lewat artikel ini! Baca Juga Pengertian User Interface, Fungsi dan Karakteristiknya User Experience adalah bagaimana seorang pengguna berinteraksi dengan sebuah produk, khususnya produk digital. Misalnya ketika mengakses website, user experience merupakan suatu pengalaman yang mereka dapatkan dari website tersebut, seperti mengeksplorasi semua fitur website yang ada, melihat tampilan website dan melakukan prosedur hingga berhasil transaksi produk/jasa. User experience yang juga biasa disingkat UX, dalam bahasa Indonesia disebut sebagai pengalaman pengguna. Pengalaman tersebut dilihat dari bagaimana kemudahan pengguna dalam memperoleh apa yang dicari dari produk digital tersebut dengan lebih menyenangkan. Kalau dahulu, kebanyakan aplikasi hanya cukup dinilai berdasarkan kegunaan/fungsionalitasnya saja, akan tetapi sekarang sebuah aplikasi juga harus menghasilkan user experience yang bagus bagi penggunanya. Baca Juga UX Designer Pekerjaan, Skill, dan Cara Menjadi UX Designer Bidang-bidang yang Terkait dengan Pengembangan UX Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, UX adalah salah satu bidang yang sedang sangat berkembang akhir-akhir ini seiring dengan pertumbuhan ecommerce. Menciptakan desain yang berpusat pada si pengguna seharusnya menyertakan strategi di bidang-bidang berikut Project Management Bidang satu ini berfokus ke perencanaan dan pengorganisasian proyek serta sumber daya yang ada. Project management juga termasuk mengidentifikasi dan mengelola siklus yang akan digunakan nantinya. Selain itu, juga dalam menerapkannya ke proses desain yang lagi-lagi sesuai istilah UX yaitu yang berpusat pada kepuasan dan kenyamanan pengguna. Tak sampai di situ, bahkan manajemennya termasuk juga merumuskan siapa yang termasuk kedalam tim proyek dan memandu tim itu secara efisien hingga proyeknya selesai. User Research Ini adalah riset yang berfokus pada pemahaman perilaku pengguna. Apa saja kebutuhan pengguna dan motivasinya apa. User research dilakukan dengan teknik observasi, analisis, dan metodologi mencari feedback yang lainnya. Baca Juga Test Responsive Website Secara Online Usability Evaluation Evaluasi ini berfokus pada seberapa baik pengguna bisa belajar cepat dan memakai fitur fitur website yang ada demi mencapai tujuan mereka. Hal ini juga sebenarnya mengacu pada seberapa puas pengguna dengan proses pemakaian tersebut. Information Architecture Bidang satu ini berfokus pada bagaimana informasi bisa diatur menjadi terstruktur dan kemudian disajikan kepada pengguna website. User Interface Design Desain UI ini berfokus untuk mengantisipasi apa yang mungkin perlu dilakukan oleh pengguna website pada saat penggunaan. Selain itu, juga memastikan bahwa interface-nya punya elemen yang mudah untuk diakses dan dipahami, agar mudah dipakai seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Interaction Design Desain satu ini maksudnya adalah proses pembuatan sistem interaktif yang menarik bagi si pengguna website dengan suatu konsep interaksi yang telah dipikirkan dengan matang dan logis. Visual Design Desain visual ini berarti memastikan interface/tampilan website-nya yang artistik tetap sejalan dengan tujuan brand dari perusahaan kamu. Content Strategy Strategi konten ini berfokus pada penulisan dan kurasi konten yang berguna bagi si pengguna website-nya, baik untuk memahami apa produknya atau kelebihannya maupun juga tips berguna lainnya yang terkait produk. Strategi ini dilakukan dengan merencanakan pembuatan, penyampaian dan tata kelolanya seperti apa. Web Analytics Web analytics ini berfokus pada pengumpulan, pelaporan, dan analisis data dari suatu website. Kamu belum memiliki website? Silakan pelajari cara membuatnya dengan membaca Baca Juga Cara Membuat Website dengan WordPress Apa Manfaat User Experience? Sekarang, kamu sudah tahu kan apa arti UX. Tapi, mengapa sih UX itu penting? Jika kamu adalah seorang pebisnis dan mencoba menarik lebih banyak pembeli lewat website atau aplikasimu, UX memang jadi sangat penting. Berikut adalah data penelitian yang mendukung argumen bahwa UX merupakan faktor sangat penting untuk sukses di era serba digital! Menurut penelitian dari Imaginovation, sebuah lembaga penelitian berbasis di Amerika Jika konten kamu tidak dioptimalkan dengan baik, sebanyak 79% pengunjung akan keluar dari website kamu dan mencari konten/produk lainnya. Menurut penelitian dari lembaga riset HubSpot pengguna ponsel 5X lebih punya kecenderungan untuk meninggalkan website kamu jika website tidak dioptimalkan agar sesuai dengan perangkat yang mereka punya. Gawat kalau setidaknya ada 2/3 pelanggan yang akses website kamu dari ponsel mereka sebenarnya ingin melakukan pembelian pada hari itu juga Menurut penelitian dari lembaga riset MindTouch Ini kasus nyata, pendapatan dari website melonjak 35% setelah mereka mendengarkan keluhan pengguna mereka dan mendesain ulang homepage mereka. Menurut Adobe 39% orang akan berhenti mengakses website jika gambar tidak dimuat-muat atau terlalu lama loading-nya. Baca Juga 7 Perbedaan Antara UI dan UX Beserta Contohnya [Lengkap] Jadi intinya, website kamu sekarang ini fungsinya mirip seperti toko. Bayangkan user sebagai seorang calon pembeli yang masuk ke toko kamu. Jika mereka mengalami pengalaman yang buruk, contohnya si calon pembeli ini tidak bisa menemukan apa yang mereka butuhkan. Tak hanya itu, bisa juga pihak toko tidak berhasil menjangkau calon pembelinya, maka si calon pembeli pasti akan pergi dan tidak akan kembali lagi. Pengembangan UX ini mungkin melibatkan tim web developer yang punya tarif fantastis. Tapi, sesungguhnya, dengan waktu atau uang ataupun tenaga yang sudah dihabiskan itulah conversion rate/tingkat penjualan kamu kemungkinan besar akan naik. Mengapa? Sekali lagi, mari baca beberapa riset soal UX yang sudah kami jelaskan di poin sebelumnya. Google sendiri telah mengumumkan bahwa UX merupakan salah satu faktor dalam peringkat mesin telusurnya. Mereka menyatakan diri ingin memberikan hasil yang relevan dan bagus di mata pelanggan, sehingga makin banyak yang pakai mesin telusur Google. Menaikkan peringkat website yang payah tidak akan membuat pengguna Google puas. Jadi sebuah website memang harus mudah digunakan, dinavigasi serta dipahami oleh pengunjungnya web visitor. Baca Juga Apa itu UX Writer? Penjelasan, Tugas, dan Skill yang Diperlukan Cara Penerapan User Experience yang Baik Setelah mengetahui pengertian dan pentingnya UX, kamu perlu tahu bagaimana cara penerapan user experience yang baik. Simak penjelasan berikut yuk! Pahami kebutuhan pengguna Untuk memenuhi pengalaman pengguna yang lebih baik, kamu tentu harus paham apa yang sebetulnya mereka butuhkan. Memahami keinginan dan kebutuhan pengguna akan membuat kamu dapat merancang produk yang bisa menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan yang dirasakan target pasar kamu. Untuk mengetahuinya, kamu bisa melakukan riset pasar. Riset pasar adalah cara yang efektif untuk tahu apa yang sebenarnya diinginkan konsumen. Cari tahu terlebih dahulu tentang target pasar kamu, bagaimana demografinya, apa permasalahan yang ingin dipecahkan, lalu bagaimana produk kamu bisa mengatasi masalah tersebut. Gunakan struktur yang sudah terbukti baik di pasaran Untuk memberikan experience terbaik bagi pengguna, terkadang kamu memang perlu mengikuti struktur yang sudah ada di pasaran. Hal ini bermaksud agar pengguna tidak kebingungan saat harus memperlajari struktur yang baru, sehingga menyebabkan pengalaman mereka berkurang saat berinteraksi dengan produk yang kamu buat. Suatu aplikasi atau website biasanya memiliki struktur yang umum digunakan di pasaran dan sudah terbukti berfungsi dengan bagus. Ada baiknya kamu mengikuti struktur umum tersebut, dan menyesuaikannya dengan bisnis yang kamu jalankan agar tidak membingungkan konsumenmu. Tonjolkan hal yang penting Buat pengguna mudah mencapai tujuannya melalui produk yang kamu buat. Seperti yang sudah dibahas tadi, produk kamu harus menjadi solusi yang membantu target sasaran mencapai yang mereka inginkan. Maka dari itu, pastikan bahwa hal yang mereka inginkan tersebut lebih menonjol dibandingkan yang lain. Hal-hal kecil yang bisa membuat user nyaman menggunakan produk kamu seperti adanya navigasi yang baik, tombol yang mudah ditemukan, CTA yang jelas dan tepat mengarahkan ke laman yang dituju. Simpulan Dengan membaca artikel ini, kamu bisa mengenali lebih dalam soal pengertian user experience atau UX dan pentingnya bagi pengembangan bisnis maupun website. Jadi, user experience adalah bagaimana pengguna berinteraksi dengan sebuah produk. Selain UX, hal lain yang tak boleh luput dalam membangun website adalah penggunaan hosting murah berkualitas dengan SSL dan online backup dari penyedia layanan hosting dan VPS murah terbaik, yaitu Dewaweb yang telah disertifikasi secara internasional. Dewaweb juga memiliki berbagai pilihan harga domain hingga hosting gratis dan program afiliasi yang pastinya berguna untuk kamu. Semoga membantu! User experience UX merupakan salah satu kunci keberhasilan dari suatu produk. Pemahaman mengenai faktor yang memengaruhi user experience sangat diperlukan buat kamu yang tertarik menggeluti bidang desain produk. Jika produk tidak memiliki user experience yang baik, pasti akan ditinggalkan oleh pelanggannya. Pasalnya, user experience fokus pada pengalaman pengguna mulai dari persepsi, respon, dan emosi pada produk tersebut. Nah, jika kamu ingin membuat produk yang memiliki user experience yang baik, sebaiknya ketahui dulu apa saja faktor yang memengaruhinya berikut ini. Baca Juga Daftar 8 Buku tentang Desain Produk yang Wajib Kamu Baca Apa Saja Faktor yang Memengaruhi User Experience? © Peter Morville seorang pionir di bidang UX menyatakan ada tujuh faktor yang memengaruhi user experience. Berikut ini penjelasannya. 1. Useful Dilansir dari Interaction Design Foundation, faktor pertama dari user experience adalah useful. Suatu produk yang dibuat oleh suatu brand pastinya haruslah berguna bagi para penggunanya. Tanpa memiliki kegunaan yang khusus, tentu produk tidak akan laku. Namun, perlu dicatat bahwa berguna di sini tergantung dari sudut pandang masing-masing orang. Misalnya, game bagi sebagian orang berguna karena dianggap sebagai hal yang menyenangkan untuk menyalurkan hobi. Selain itu, patung mungkin bagi banyak orang bukanlah hal yang terlalu berguna. Akan tetapi, bagi pecinta karya seni, patung memiliki nilai kegunaan karena memiliki daya tarik tersendiri. 2. Usable Faktor yang memengaruhi user experience selanjutnya adalah usable atau dapat digunakan. Selain memiliki kegunaan, produk yang kita buat haruslah bisa digunakan. Jika tidak dapat digunakan tentunya kita tidak akan tahu seperti apa pengalaman pengguna pada produk kita. Faktor yang satu ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengguna sudah bisa menggunakan produk itu secara efektif dan efisien. 3. Findable Findable mengacu pada gagasan bahwa setiap produk haruslah mudah ditemukan supaya penguna tidak merasa bingung, Misalnya, saat kita membeli barang lewat e-commerce. Setelah menemukan barang yang dibutuhkan, kemudian kita memasukkannya ke keranjang belanja. Namun, saat akan membayar kita kesulitan mencari di mana letak keranjang belanja. Saat kesulitan menemukannya, tentu kita akan kesal dan tidak jadi belanja. Itulah mengapa faktor findable ini sangat penting dan tidak boleh dilupakan dalam proses pengembangan produk. Baca Juga Ingin Belajar UI/UX? Intip 7 Podcast Berbahasa Inggris Ini! 4. Credible © Setiap brand tentunya ingin membangun kepercayaan dengan pelanggan lewat produk yang diproduksinya. Perusahaan juga akan sulit berkembang jika tidak memiliki kepercayaan dari pelanggannya. Itulah mengapa faktor yang satu ini tidak boleh dilupakan. Suatu produk yang terbukti kredibel pasti akan lebih menarik pelanggan. Bahkan saat pelanggan merasa nyaman menggunakan produk tersebut, pasti akan rela menghabiskan uang atau waktu untuk menggunakannya. Menurut Hashedin, ulasan pengguna atau portofolio bisa dijadikan salah satu cara untuk meningkatkan kredibilitas produk. 5. Desirable Faktor yang memengaruhi user experience selanjutnya adalah desirable atau diinginkan. Dalam membuat produk tidak hanya harus berguna, bisa digunakan, mudah ditemukan, dan kredibel saja. Namun, juga harus diinginkan oleh penggunanya. Buat apa perusahaan susah-susah membuat produk jika tidak ada pelanggan yang menginginkannya? Oleh karena itu, produk yang dibuat haruslah memiliki daya tarik khusus agar pengguna merasa ingin membeli produk tersebut. 6. Accessible Produk yang susah diakses tentunya akan sulit digunakan oleh pengguna. Maka dari itu, faktor yang satu ini perlu diperhatikan jika ingin pengguna mendapatkan user experience yang baik. Produk yang dibuat oleh brand tentunya dibuat untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggannya. Namun, jika pengguna merasa kesulitan saat menggunakan produk, tentu mereka tidak akan mau lagi menggunakan produk kita. Tidak ada pengguna yang menyukai hal rumit. Pasti mereka ingin menggunakan produk yang bisa mudah digunakannya. Jadi, sebelum membuat sebuah produk pastikan untuk selalu ingat faktor yang satu ini agar nanti hasil produknya bisa mudah diakses dan disukai pengguna. 7. Valuable Faktor terakhir yang memengaruhi user experience adalah valuable atau memiliki nilai. Hal yang satu ini sangat penting untuk dipahami oleh setiap brand. Pasalnya, setiap produk yang dibuat harus bisa memberikan suatu nilai baik bagi bisnis dan bagi pengguna yang menggunakannya. Tanpa memiliki nilai, besar kemungkinannya produk tersebut tidak akan sukses di pasaran karena kalah bersaing dengan produk dari brand lain. Nilai sangat memengaruhi keputusan pengguna saat akan membeli barang. Jadi, saat produk tidak memiliki nilai yang sepadan dengan harga jualnya, tentu mereka tidak akan membelinya. Baca Juga 7 Tips Merancang Portofolio Apik untuk UX Designer Itu tadi tujuh faktor yang memengaruhi user experience yang harus diperhatikan oleh UX designer saat mendesain produk. Jika kamu tertarik mempelajari bidang user experience, maka bisa bergabung di Glints ExpertClass. Di kelas online tersebut kamu bisa belajar langsung dari para profesional yang sudah memiliki pengalaman di bidangnya selama bertahun-tahun. Jadi, kamu pasti akan mendapatkan sejumlah pengetahuan baru di bidang user experience. Yuk, cari kelas yang kamu inginkan hanya di Glints ExpertClass. The 7 Factors that Influence User Experience The 7 Factors That Influence User Experience Greatly!